Kelebihan Dan Kekurangan Printer Epson
Kelebihan
1.
Hasil cetak yang sungguh menawan
Ya
memang betul, seperti yang saya bilang pada artikel saya sebelumnya yang
berjudul CARA PERAWATAN PRINTER EPSON bahwa Epson masih menduduki
tingkatteratas untuk kwalitas gambar.
Mengapa
demikian, dan setelah saya survey dari beberapa sumber (dimulai dari perkantoran, sekolahan,
pertokoan, percetakan, kantor kelurahan, kantor kecamatan sampe SD
"teeeeeeet" yang terletak di Jl. Merdeka Bandung yang selalu bikin
macet tiap hari sehingga saya selalu telat ngantor #curhat haha :D) tapi emang bener ko, gimana
nih pa Walkot?? Ga gerah apa nengok dari
jendela, liat kelaur Jl. Merdeka Macet terus :D
Lanjut
lagi ah, biarlah itu jadi penderitaan saya dan orang-orang yang selalu melewati
Jl. Merdek asetiap hari :D
Oke
setelah saya survey dari beberapa sumber, 80% memang mereka sangat puas dengan hasil cetak yang di
hasilkan oleh Epson Stylus Photo R230 dan Epson Stylus Photo 1390 meskipun
speednya aga cukup membuat gerah kalo kita lagi deadline, tapi hal itu tidak
membuat para pengguna Printer jenis itu kabur karena kekesalan mereka terbayar
dengan suguhan hasil yang sangat eksotis dan menawan.
2.
Mendukung menggunakan Sistem Infus atau Continous Ink Supply System (CISS)
Entah
sejak kapan orang mulai menggunakan CISS pada printer (saya googling ga
nemu-nemu gan :D) tapi saya dan andapun juga pasti mengerti mengapa demikian.
Jadi
alasannya biar mebuat hasil cetak lebih maksimal dan meminimalkan biaya
opersional printer, kurang lebihnya seperti itu lah.
Dari
sekian banyak merk printer yang yang beredar di indonesia Merk Epson paling
support untuk menggunakan sistem Infus, meskipun tidak sedikit printer merk
lain seperti HP, Cannon dan lainnya juga menggunakan sistem infus.
Tapi
Epson menggunakan Printhead yang terpisah dengan Cartridge sehingga sangatlah
mendukung untuk menggunakan sistem infus, lain halnya dengan Cannon dan HP.
Cannon
dan HP sering banyak problem kaloo menggunakan sistem ini, dikit-dikit error,
dikit-dikit hasil yang kurang bagus bahkan ada resiko mati total untuk printer
HP. Menurut sumber yang dapat di percaya, kedua merk tersebut bukan meletakan
marketing mereka pada Printer, melainkan pada cartridge nya itu sendiri. Jadi
wajar aja kalo harga kedua printer ini sangatlah ekonomis (cuman harga
cartridge nya minta ampun gan :D).
Sejak
tahun 2010, Epson sendiri telah mempergunakan printer yang menggunakan teknologi
Ink Tank System atau Sistem Infus untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Alasan
Epson melincurkan printer ini karena mereka menyadari kebutuhana masyarakat
Indonsia yang cenderung menggunakan printer dengan sistem infus karena alasan
ekonomis.
Hadirnya
printer infus original menjawab tuntutan pasar sekaligus memberi jaminan
kualitas mengingat banyaknya sistem infus
yang merupakan rekayasa pihak ke tiga.
Printer
seri L (L100, L200 dan L800) adalah peluncuran printer pertama Epson yang
menggunakan sistem infus dan hasilnya sangat membanggakan.
Setelah
sukses dengan ketiga seri tesebut kini Epson meluncurkan 4 printer dengan
sistem infusnya yakni L110, L210, L300 dan L350.
Ke
empat printer ini adalah penyempurnaan dari seri L sebelumnya yang sering
truble pada wash pad atau pembuangan dan Roll Papper yng cepat aus. Dengan wash
pad atau tanki pembuangan yang lebih besar dari tipe sebelumnya sehingga tidak
mudah banjir dan Roll Papper yang di adopsi dari Epson seri-seri terdahulunya
seperti CX5500 misanya membuat printer ini lebih tahan lama.
Printer
Epson tipe L110 dan L210 memiliki kecepatan cetak yang lebih cepat, 6 ip (image
per menit standar ISO) dengan kecepatan cetak 2 kali lebih cepat dari model
sebelumnya L100 dan L200 dan mampu mencetak hingga 15.000 halaman.
Untuk
printer seri L300 yang single fungtion dan L350 dengan multy fungtion ini
menawarkan kecepatan cetak yang tinggi guna mendukung peningkatan produksivitas
sebesar 6 image per menit sesuai standar ISO atau tiga kali lebih cepat dari
model terdahulnya dan mampu mencetak hingga 30.000 halaman.
Kelemahan
Jika
di bandingkan dengan printer lainnya yang 90% kerusakannya hanya pada cartridge
(jika menggunakan sistem infus), sperpart Epson lebih rentan aus (jangka waktu
yang cukup lama atau tergantung pemakaian) sehingga beberapa sperpart di dalam
printer harus di perbaiki atau di ganti, tapi jangan hawatir sperpartnya mudah
sekali di dapat.
Belum ada tanggapan untuk "Kelebihan Dan Kekurangan Printer Epson"
Posting Komentar